BOGOR,JABARNUSAONLINE.COM- Bupati Bogor Rudy Susmanto tancap gas percepat penuntasan 10.000 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kabupaten Bogor yang masih dalam tahap pengerjaan.
Langkah percepatan ini dilakukan usai Rapat Koordinasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI yang digelar di Ruang Soekarno-Hatta, Cibinong, Sabtu (24/10/2026).
Rapat tersebut menjadi ajang evaluasi progres pelaksanaan program di lapangan. Selain mengevaluasi capaian, rapat juga membahas identifikasi kendala dan penguatan sinergi lintas perangkat daerah agar bantuan bedah rumah benar-benar menjadi hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Kementerian PKP atas alokasi 10.000 unit bantuan perbaikan rumah untuk warga Kabupaten Bogor di tahun 2026.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian PKP atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bogor. Ini adalah amanah yang harus kita tuntaskan bersama agar masyarakat segera merasakan manfaatnya dan memiliki hunian yang layak,” ujar Rudy Susmanto.
Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu menegaskan, percepatan penyelesaian program BSPS membutuhkan komitmen dan kerja kolektif. Mulai dari Pemkab Bogor, jajaran kecamatan, tenaga pendamping lapangan, hingga para tukang pelaksana harus satu frekuensi.
Rudy memastikan Pemkab Bogor akan terus memperkuat koordinasi dan pemantauan intensif di lapangan agar seluruh proses perbaikan rumah berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai juknis.
Melalui penguatan sinergi ini, Pemkab Bogor berkomitmen mengawal penuntasan seluruh pekerjaan BSPS hingga akhir tahun 2026, sehingga alokasi bantuan dari pemerintah pusat benar-benar memberikan dampak nyata dalam mewujudkan hunian layak dan sejahtera bagi warga Kabupaten Bogor.
Sumber: Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor
Redaksi: JABARNUSAONLINE.COM





Tinggalkan Balasan