JABARNUSAONLINE.COM | JAKARTA Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., menegaskan kembali jati diri Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
Pesan tersebut ia sampaikan sebagai komitmen kepemimpinannya dalam membangun Polri yang humanis dan presisi.
Polisi memang sejatinya harus bersama masyarakat, karena polisi berasal dari masyarakat,” ujar Kapolri Suyudi Ario Seto.
Menurut jenderal bintang empat lulusan Akpol 1994 yang resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026 itu, kedekatan dengan masyarakat bukan sekadar jargon, melainkan bagian penting dari pengabdian Polri.
Hadir untuk mendengar keluhan, membantu kesulitan, dan menjaga rasa aman bagi semua menjadi tugas utama setiap personel di lapangan.
Kapolri yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNN RI ini juga menekankan bahwa transformasi Polri harus selaras dengan agenda besar bangsa.
Komitmen Polri dalam Kontribusi Memajukan Bangsa serta UpayaDukungKeberhasilan Pemerintah* menjadi arah kebijakan yang terus diperkuat, mulai dari menjaga kamtibmas, mengawal investasi dan hilirisasi, hingga memperkuat Desk Ketenagakerjaan untuk perlindungan hak-hak buruh di 14 Polda dan 35 Polres.
“Polri untuk masyarakat, selalu dekat dan bermanfaat. Kita perkuat sinergi dengan ulama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen bangsa,” tegasnya saat Silaturahmi Kamtibmas di Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026) lalu.
Dengan semangat tersebut, Polri diharapkan tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai solusi dan sahabat masyarakat di setiap situasi.
Penulis:Tim Redaksi Jabarnusaonline.com
Editor: ISMATULLAH
Sumber : Divisi Humas Polri





Tinggalkan Balasan